Tulisan yang dapat membuatku merasa kuat..
Sejujurnya, satu-satunya
ujian terberat dalam hidupku adalah ketika ibuku dipanggil oleh Yang Kuasa. Awan
paling gelap dalam hidupku saat matahariku pergi untuk selama-lamanya. Saat itu
usiaku baru 11 tahun, tapi aku tidak menangis histeris. Aku ingat air mata yang
keluar dari mataku bahkan tidak disertai suara. Aku tidak ingin ada yang
mengasihaniku, karena aku paling benci hal itu. Aku adalah anak yang kuat. Itu
yang selalu kutanamkan dalam pikiranku sejak hari pertama ibuku berpulang. Aku
hanya senang menangis sendiri dibanding di depan semua orang. Terlebih aku
tidak ingin ada orang yang menangis karenaku, entah aku yang menyebabkan
kesedihannya, atau ia yang ikut merasakan kesedihanku, aku hanya tidak ingin
melihat orang menangis karenaku. Setelah itu, setiap hal buruk yang terjadi
dalam hidupku, bukanlah apa-apa bagiku.
Ini
bukan fiksi tapi aku merasa aku memiliki kekuatan super, yaitu kekuatan untuk
menghapus kenangan buruk, untuk menghilangkan kesedihanku sendiri tanpa bekas.
Ya, kurasa itu kenapa seseorang pernah mengatakan bahwa aku adalah orang paling
ceria yang pernah ia kenal. Ia bahkan berpikir hidupku hanya tersusun atas
kebahagiaan. Tentu saja tidak, Ada beberapa kemalangan yang juga kadang
menyapaku atau kesedihan yang kadang singgah dalam hidupku, tapi aku tidak
senang membaginya, aku tidak ingin memperlihatkannya kepada siapapun, sekali lagi
karena aku tidak suka dikasihani, karena aku anak yang kuat.
Menjadi
kuat sudah seperti mantra yang menghias hidupku sejak dulu.
Untuk
diriku sendiri di masa depan, jika kau melihat ini, aku percaya kau sekarang
menjadi wanita yang hebat. Kau adalah peri kebahagiaan bagi dirimu sendiri,
Untuk menjadi runtuh atau tetap berdiri tegar, itu adalah pilihanmu, dan jangan
pernah memilih untuk runtuh.
Day 7 #10DaysKF
24 Januari 2017
-Nasibah