Rabu, 02 Januari 2019

Peripera Airy Ink Velvet

Hai gurls!
Please give me an aplouse, this is my first blog that talk about girls' thing. yeay! *prokprok* Hahaha

Tadinya nggak ada kepikiran buat bikin review alat make-up, tapi berhubung aku lagi iseng dan kepikiran mau bagi pengalaman tentang lip product pertama yang aku beli sendiri sekaligus liptint terbaik versiku ini, jadi terbitlah postingan ini. Haha.

Jadi, aku baru mulai pakai lip product (selain buat kondangan) itu di awal umur 20 tahun. Waktu SMP-SMA dibilang cupu sih nggak, dibilang tomboy juga nggak, aku hanya too childish dan terlambat puber. Hahaha, so i don't give any attention about my appearance. Bedak baby aja cukup buat sekolah. Jaman kuliah? Ah elah, aku kuliahnya di teknik listrik, boro-boro mikirin dandan, nggak mandi ke kampus aja mungkin  nggak akan ada yang sadar. Hahaha (etapi aku nggak pernah nggak mandi dong ke kampus).

Jadi lip product pertamaku waktu itu adalah sariayu berwarna nude yang dibeliin sama kakakku yang kala itu masih bekerja sebagai bankir yang otomatis juga menjadi make up collector. Aku nggak inget seri yang mana, tapi kemasannya cantik, agak etnik gitu. Lumayanlah, aku pake sesekali buat jalan. Teutep ke kampus nggak pake, takut dikatain seharian sama makhluk2 cowok tak berperasaan di kelasku T.T Selain itu, aku juga sebenarnya nggak begitu nyaman kalau ada sesuatu yang melapisi bibirku, rasanya pengen dijlat mulu. Haha. Eh, tapi serius, aku pernah sekali ke kampus pake jilbab pashmina (biasanya cuma pake jilbab segiempat dijepit di depan doang) itu aku dicencengin seharian sama mereka :'))

Setahun berlalu, aku nggak bisa pake lipstick sariayu berwarna nude itu lagi, entah karena hilang atau kadaluarsa, aku lupa xD (padahal masih banyak) Hahaha. Suatu ketika, aku lagi pengen pake lipstick dan yang ada cuma lipstik elizabeth (lipstik yang tempatnya berwarna hijau yang umumnya didapat sebagai oleh-oleh dari mekkah.) Akhirnya aku pake lipstik itu. Dan, OMG, warnanya terang benderang :') Akhirnya aku hapus pake tisu, eh taunya lipstik yang ku pakai tadi masih ninggalin stain yang justru terlihat natural. Dari situ, akhirnya aku minta satu lipstik elizabeth warna merah terang milik tanteku dan dipakai dengan cara dilapisi lalu dihapus pake tisu seperti sebelumnya :')


Aku terus pakai lipstik brand yang sama dengan teknik yang sama, dan metode mendapatkan (minta sama tante) yang sama selama beberapa tahun, bahkan sampai aku kerja xD

Ini contoh aku pakai lipstick elizabeth dengan metode dihapus setelah dipakai xD (Mungkin foto ini terlihat lebih kinclong dari yang lain, karena di sini kayaknya mode 'softskin' kameraku lagi aktif xD)


Sampai suatu ketika, aku ngerasa inilah saatnya aku beli lip product sendiri. Lip product pertama yang terlintas di pikiranku adalah liptint. Dan seperti biasa, sebelum memutuskan untuk membeli sesuatu aku mencari tahu sebanyak-banyaknya untuk menemukan produk yang paling pas dengan kebutuhanku.

Setelah mengubek-ubek internet selama seminggu lebih, akhirnya aku mendapatkan produk yang aku rasa paling pas dengan yang aku cari, yakni yang aman, paling tahan lama, dan teksturnya paling pas untuk bibirku, yakni Peripera Airy Ink Velvet.

Brand check, color check. Selanjutnya nyari tempat beli karena Peripera nggak punya counter resmi di Indonesia. Nggak seperti sepatu atau baju, masalahnya ini adalah sesuatu yang akan digunakan di bagian tubuh yang sensitif (bibir) dan meskipun dengan kapasitas yang kecil, tapi mungkin banget buat tertelan kan? Jadi bisa bahaya kalau sampai dapat barang palsu. Akhirnya, setelah ngubek-ngubek internet lagi dan membaca banyak referensi, aku memutuskan buat beli secara online di kinimal. Online shop ini mengkhususkan diri di penjualan alat-alat make up asal Korea. Yang sebagian besar dikirim langsung dari korea. Mereka punya website sendiri dan juga ada aplikasinya di play store android. Jadi makin yakin kan ini bukan toko abal-abal.

Nah, karena warna yang aku mau nggak ready Indonesia, jadi katanya aku harus menunggu 2 minggu sebelum barang sampai. Eh, nggak taunya liptint yang aku nantikan datang dalam seminggu. Di sini aku agak curiga nih, katanya dari Korea langsung, kok cepet? (Ya Allah, maafkan Nunu karena sering banget curigaan.) Setelah chat-chat sama customer servicenya, aku akhirnya memutuskan buat percaya. Hehe.

Oke, itu tadi perjalanan panjangku buat akhirnya mendapatkan Peripera Airy Ink Velvet ini. Yeay!


Jadi, dari tekstur, Peripera Airy Ink Velvet ini agak beda nih dari liptint kebanyakan yang biasanya cair atau seperti gel. Aku pernah nyoba Tony Molly & Etude House Dear Darling masing-masing yang model cair keduanya agak susah diaplikasikan karena cair banget, jadi meleber ke mana-mana :') Pernah juga nyoba yang bentuknya peel-off gitu, dan menurutku agak kurang efisien kalo kita buru-buru atau buat touch up.

Ini aku pakai Liptint cair. Tidak mengcover sempurna menurutku. Bibirku masih terlihat gelap.


Peripera Airy Ink Velvet ini teksturnya agak mirip lip cream, tapi bukan lip cream, sekali lagi dia masih masuk keluarga liptint. Nah, karena teksturnya ini, jadi menurut aku liptint ini lebih mudah diaplikasikan.


Dari namanya 'Airy', jelas dong kalo liptint ini memang didesain ringan seperti udara. Ya, ringan banget di bibir! Meskipun teksturnya seperti lip cream, tapi pake ini kayak nggak pake apa-apa. Kalau pake lip cream kan setelah dihapus hilang tuh, nah kalo Airy Ink Velvet ini karena termasuk keluarga liptint, maka warnanya pastinya awet banget dan terlihat natural seperti tidak memakai apapun.Mau pake metode gradasi, cocok banget pake liptint ini.

Di antara semua brand liptint, Peripera memang terkenal akan durability-nya. Tanpa makan berat, liptint ini bisa bertahan selama 7 jam. Dan setelah itupun masih tetap meninggalkan stain (tergantung seberapa banyak kamu mengaplikasikannya). Kalau lagi puasa, liptint ini bahkan bisa tahan seharian tanpa perlu touch up lagi. Kalau habis makan berat biasanya warnanya akan memudar sekitar 50%

Keunggulan lain dari liptint ini adalah, tidak bikin bibir kering! Hasilnya mungkin berbeda yah tiap orang, tapi setidaknya itu yang aku rasain. So far dibanding liptint jenis cair & gel yang kering banget di bibirku, liptint ini bisa dibilang yang paling bersahabat. Pokoknya, rasanya bener-bener kayak nggak pakai apa-apa.

Ini aku pakai Peripera Airy Ink Velvet

Oh ya, setiap produk biasaya ada +/- nya kan, nah kekurangan dari liptint Peripera Airy Ink Velvet ini adalah aromanya. Nggak seperti liptint lain yang biasanya beraroma buah, bunga, atau permen, liptint ini aromanya nggak begitu enak. Sebenarnya buat aku nggak begitu mengganggu sih, karena aromanya juga lama-lama hilang. Lagipula aromanya lebih mirip aroma dedaunan gitu. Aku malah seneng, terkesan lebih alami. Hehe. Mungkin salah satu penyebab kenapa liptint ini nggak kering di bibir juga adalah karena tidak mengandung fragrance atau zat pewangi.

Untuk shade-nya sendiri, aku pilih yang nomor 3. Jadi bibir aku itu gelap banget. Pernah aku dikira pake ganja coba sama bapak-bapak P*N tempatku ambil data tugas akhir. Padahal merokokpun aku nggak pernah sama sekali T.T (pengen nangis rasanya ditanyain gitu. Tapi kudu tegar demi selesainya tugas akhir kita :') Eh, ini juga sih salah satu alasan kenapa aku akhirnya mencoba lipstik elizabeth itu.

My 100% bared face \^^/ 


Btw, foto-foto di atas juga nggak ada yang pakai bedak atau make up lain selain pewarna bibir sih, jadi bisa membandingkan dengan jelas perbedaan aku pakai pewarna bibir dan nggak.

Nah, karena warna bibir yang gelap, ditambah aku nggak suka pake produk bibir apapun itu tebal-tebal, akhirnya aku pilih warna merah gonjreng alias Sold Out Red. Jadi, caraku pakai liptint ini, dioles seperlunya di bibir bagian dalam, lalu diusap pakai jari ke arah luar. Itupun kadang masih ditepuk-tepuk pakai tissue kalau terlihat terlalu terang. Nah, kebayang dong kalau aku pake liptint warna kalem dengan cara seperti itu, sudah pasti nggak keliatan. Hahaha.

Okay, itu tadi pembahasan (agak) singkat saya tentang Peripera Airy Ink Velvet.
Thanks for reading and have a nice day, fella! ;)

[bonus xD] Aku pakai lip cream dan make up full buat kondangan. Hahaha



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Beberapa Nama Warna Selain Mejikuhibiniu

Pernah nggak kalian ditanya tentang warna dan kalian sendiri bingung menyebutnya apa? Atau ketika belanja online, ada puluhan avaible colour...