Jumat, 09 Agustus 2019

The Moon that Embraces The Sun VS 100 Days My Prince

Haaaii..
Udah cukup lama nih nggak nulis, dikarenakan beberapa ketertarikan baruku akhir-akhir ini. Hehe.

Dari judulnya, sepertinya sudah bisa ditebak yah, aku akan bahas apa kali ini.
Beberapa hari yang lalu aku baru saja selesai menonton drama 100 Days My Prince. And, i love it. No wonder ratingnya bisa setinggi itu untuk ukuran drama yang tayang di TV kabel. Sejak episode-episode awal, aku udah suka banget sama drama ini dan berhasil menyelesaikannya dengan cepat.

Lee Yeol dan Yoon Yi Seo/ Hong Shim Dewasa

Tanpa maksud untuk menyama-nyamakan dan gak ada maksud sama sekali mengatakan drama yang satu meniru drama yang lain, karena memang kedua drama ini sangat berbeda dari banyak aspek dan secara alur ceritapun berbeda. Drama 100DMP punya lebih banyak komedi while di TMTETS bisa dibilang hampir gak punya unsur komedi di dalamnya. Hanya menonton kedua drama ini rasanya memberikan vibes yang sama dan beberapa hal iconic mengingatkan satu sama lain.

Lee Hwon dan Heo Yeonwoo/Wool Dewasa



Jadi, apa aja nih persamaan kedua drama ini?

- Diawali dengan perebutan kekuasaan dengan pertumpahan darah.

- Cinta pertama. Kedua main couplenya sama-sama bertemu pertama kali saat masih sangat muda dan jatuh cinta satu sama lain untuk pertama kalinya. Sebenarnya kebanyakan drama saeguk romantis memang menceritakan si putra mahkota bertemu dengan pemeran utama wanita saat masih anak-anak. si lead male-pun akhirnya jatuh cinta karena kecerdasan dan keberanian si lead female.

- Hilang ingatan. Keduanya kemudian bertemu lagi saat dewasa. Kalau di TMTETS yang hilang ingatan adalah si cewek, nah di 100DMP yang hilang ingatan justru si Cowok.

- Kelopak bunga berwarna pink. Di kedua drama tersebut, Saat kedua pemeran utama bertemu pertama kali saat masih sangat muda, kelopak bunga berwarna pink jatuh di atas mereka. Hal itu kemudian mengingatkan mereka dengan gadis yang mereka cintai setiap melihat kelopak bunga yang gugur tersebut. Bahkan di kedua drama tersebut, ada adegan di mana putra mahkota meminta pelayannya melempar kelopak bunga dari atas atap untuk membuat efek romantis.Kalau di 100DMP bunganya adalah sakura, kalau di TMTETS juga bunga pohon berwarna pink tapi aku lupa jenisnya.

Lee Yeol dan Yoon Yi Seo Kecil



Lee Hwon dan Heo Yeon woo Remaja


- Putra Mahkota dan raja yang sangat tampan, cute, dan berkharisma. Hahaha, ayolah jujur, DO dan Kim Soo Hyun sama-sama berhasil membawakan peran yang mulia yang sangat keren. Haha.

- Toko kertas. Adegan iconic di depan toko kertas.

- Si cewek yang aslinya adalah bangsawan namun kemudian difitnah dan akhirnya tumbuh sebagai gadis biasa dan nama yang berbeda. Heo Yoon woo menjadi Wool dan Yoon Yi Seo menjadi Hong Shim.

- Keluarga, karakter, dan kehidupan masa kecil kedua pemeran cewek yang agak mirip. Yah, lahir dari keluarga bangsawan, harmonis, dipenuhi kasih sayang, kakak laki-laki yang sangat menyayanginya, orang tua yang sangat baik hati dan bijak, tidak segan berteman dengan budak, lembut tapi tegas, intinya kehidupan sempurna gadis di jaman joseon lah.

- Bapaknya si cewek adalah menteri yang bijaksana dan baik hati namun akhirnya harus meninggal.

- Bapak putri mahkota terpilih yang jahatnya Naudzubillah. Bisa dibilang dalang dari semua kejahatan.

- Putri mahkota terpilih yang juga jahat tapi juga sangat malang. Sebenarnya hanya karena kurang kasih sayang oleh orang tuanya yang haus akan kekuasaan.

-Putra mahkota dan putri mahkota terpilih tidak pernah berhasil melakukan ritual penyempurnaan pernikahan (malam pertama) karena tiap kali akan melakukan ritual tersebut, somehow si putra mahkota/raja selalu saja jatuh sakit. Jadi, meskipun telah menikah bertahun-tahun, tapi putra mahkota/raja masih perjaka. Dan kalimat yang hampir mirip diucapkan oleh Lee Hwon & Lee Yeol, kurang lebih begini "Kau bisa mendapatkan posisi ini, tapi kau tidak akan pernah mendapatkan hatiku."
*Owhh, entah mengapa meskipun kalimat itu terdengar kejam, tapi aku suka banget. Yeyeye! Hahaha*

-Ceritanya banyak bergantung pada takdir. Takdir yang seolah menuntun sang matahari menemukan bulannya kembali.

- Si Pemeran utama cewek sama-sama punya eoraboni / kakak laki-laki yang tampan dan sangat ia sayangi. Kalau dibilang malah melebihi dirinya sendiri.

-Second lead bangsawan yang tampan dan baik hati, namun kesepian.

Nah, sekian analisisku. Hehe. Kalau kalian, ada yang berpikiran sama?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Beberapa Nama Warna Selain Mejikuhibiniu

Pernah nggak kalian ditanya tentang warna dan kalian sendiri bingung menyebutnya apa? Atau ketika belanja online, ada puluhan avaible colour...