Rabu, 06 Februari 2019

D4 Teknik Listrik Politeknik Negeri Ujung Pandang


Halo adik-adik, perkenalkan, Saya Sitti Nasibah, tapi lebih akrab dipanggil Nunu. Alumni program studi D4 Teknik Listrik angkatan 2011, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

Kalau kalian senang robotika, ingin mempelajari revolusi industry mulai dari 2.0 hingga 4.0, tapi juga ingin mengambil peran dalam pengembangan renewable energy (energi baru terbarukan), prodi ini sangat tepat sebagai pintu masuk pertama kalian.


Teknik Listrik, bedanya apa sih dengan Teknik Elektro? Jadi, Teknik Listrik itu bagian dari Teknik Elektro. Di PNUP, Teknik Elektro itu adalah nama jurusan yang dibawahnya terbagi lagi jadi beberapa program studi: D3 Teknik Listrik, D4 Teknik Listrik, Teknik Elektronika, TKJ, Multimedia, dan Telekomunikasi.

Prodi ini mempelajari segala hal tentang listrik, mulai dari bagaiamana listrik dibangkitkan, penyalurannya, hingga pemanfaatannya dalam industri maupun rumah tangga. Mulai dari yang konvensional hingga system otomatis dan komputasi. Selain listrik itu sendiri, di prodi ini kita juga mempelajari ilmu yang berkaitan, seperti bahasa pemprograman software, mesin-mesin, hingga gambar denah.

Trus D4 itu apa sih? Bedanya dengan D3 dan S1 apa? Jadi D4 itu jenjang pendidikan di jalur vokasi  yang setara S1 (Kalau di tingkat sekolah menengah ada SMA dan SMK. Nah, SMK itu jalur vokasi). Nama lain untuk D4 adalah S1 Terapan dengan gelar S.ST (Sarjana Sains Terapan). Kalau di luar negeri namanya Bachelor of Applied Science. Kalau di D3 lebih banyak praktek dan di S1 lebih banyak teori, nah, di D4 itu kita berada di antaranya.

Masuk ke materi kuliah. Secara umum, di program studi Teknik Listrik PNUP, kategori kuliah ada 4. yakni:  Mata kuliah umum (yang mana semua jurusan di PNUP belajar materi ini, contohnya Pendidikan Agama dan Kewarganegaraan), ada mata kuliah jurusan, praktikum lab, dan praktikum bengkel/workshop.

Di Praktikum Lab, kita banyak mempelajari:
·         Elektronika. Ituloh, komponen-komponen kecil yang biasanya ada dalam barang-barang elektronik. Di sini kita hanya belajar dasar-dasarnya saja, karena Teknik Elektronika ada program studinya sendiri.
·         Mikrokontroler dan mikroprosesor. Di sini kita akan belajar dasar  membuat robot.
·         Sistem Kontrol dan Automasi Industri. Kalian pernah nonton laptop si unyil? Atau video pembuatan suatu produk dengan mesin-mesin canggih di internet? Nah, semua mesin-mesin canggih itu dikendalikan oleh sebuah program, dan di sini kalian akan belajar bagaimana membuat program tersebut.
·         Praktikum sistem tenaga listrik mulai dari pembangkitan, transmisi (Mungkin kalian familiar dengan istilah SUTET?), gardu induk, hingga distribusi menggunakan modul praktek. Di PNUP menggunakan alat praktikum dari Lucas Nulle. Jadi ada miniatur pembangkit, transmisi, dan distribusi yang terhubung dengan komputer.
·         Proteksi. Yep, bekerja dengan listrik pasti tidak lepas dari yang namanya bahaya, itu kenapa proteksi selalu dibutuhkan.

Selain mata kuliah teori yang terkait dengan praktikum, ada juga mata kuliah pendukung profesi seperti etika profesi, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, hukum perburuhan, Bahasa inggris, kewirausahaan, hingga ekonomi teknik.

Lalu ada mata kuliah yang judulnya bukan praktikum tapi jatuhnya tetap praktek. Seperti mata kuliah Algoritma dan Pemprograman serta Interfacing yang mana di sini kalian akan belajar cara membuat beberapa program desktop sederhana.

Sebenarnya ada banyak banget mata kuliah yang berkesan buatku, hampir semua malah. Salah satunya ada mata kuliah ‘Pembangkit dan Gardu Induk’. Meskipun judulnya mata kuliah teori, tapi dosen kami waktu itu ngasih kami tugas untuk mencari sendiri tempat tinggal yang masyarakatnya belum mendapatkan listrik dari PLN dan membuat semacam proposal pembuatan pembangkit listrik renewable energy yang efisien di sana.Jadi bolang beberapa hari xD

Selain praktikum di lab, ada juga praktikum bengkel. Bedanya? Kalau di Lab kalian masuknya di lab bersih dan ber-AC serta tidak perlu menggunakan sepatu safety karena lebih banyak praktikum dengan tegangan ekstra rendah dan modul praktek yang memang dirancang untuk latihan sehingga lebih aman, nah di Bengkel ini bisa dibilang real arenanya. Semua komponen yang digunakan adalah sungguhan.

Ada apa aja di bengkel listrik?
1.       Bengkel kerja bangku. Mata kuliah yang tujuan utamanya membentuk kesabaran, ketelitian, serta melatih fisik dan mental kita. Ini penting untuk membentuk engineer yang tahan banting setelah memasuki dunia kerja yang lebih keras nantinya. Kerjanya ngapain aja? Ngikir, ngebor, gergaji, memalu, ngukur, dsb.

2.       Instalasi rumah, Jadi akan ada sebuah papan denah rumah yang besar, dan tugas kalian adalah memasang instalasi listrik di denah rumah tersebut. (Kayak main bongkarpasang xD)
3.       Instalasi penerangan dan daya (instalasi motor-motor). Kalau yang sebelumnya hanya denah di papan, nah di sini kalian benar-benar akan memasang instalasi di dinding.

4.       Bengkel industri konvensional. Setelah mengerti cara memasang instalasi untuk motor-motor listrik, di semester ini sudah lebih kompleks karena diminta untuk merancang dan memasang instalasi dan kontrol motor yang biasa digunakan di industri.

5.      Bengkel industri lanjutan. Persis seperti semester sebelumnya, namun di sini, pengontrolannya lebih modern karena menggunakan alat kontrol (PLC) yang diprogram  di computer. Dan kalian juga akan diminta membuat tampilan dan kontrol mesin-mesin tersebut di computer, nama untuk program ini adalah SCADA. Jadi belajar PLC (automasi industri) itu ada di bengkel dan ada di lab. Bedanya? Kalau di lab kalian lebih focus ke pemprogramannya. Sedangkan kalau di bengkel harus focus di semuanya termasuk hardwarenya. Mulai dari pemprograman, pengkabelan, merangkai pengontrolan motor-motor, proteksi, sampai seluruh system bekerja dengan benar seperti yang ada di pabrik-pabrik.

6.       Bengkel Interkoneksi. Masih menggunakan PLC, kalian akan membuat program untuk mengontrol beberapa sumber listrik. Misalnya, bagaimana mengontrol energy listrik dari PLN dan genset agar dapat bekerja gentian secara otomatis.

7.       Bengkel distribusi. Intinya di bengkel ini adalah tiang listrik dan gardu PLN. Manjat tiang listrik pastinya.

Enaknya kuliah di Politeknik itu, kita berasa benar-benar jadi seorang engineer; merancang, memprogram, dan mengerjakan proyek yang seperti sungguhan. Berasa benar-benar masuk ke dunia kerja  karena praktikumnya yang banyak. Jadi saat nanti benar-benar sudah bekerja, kita sudah tidak asing lagi. Saat ini saya bekerja di salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang konstruksi elektrikal, dan orang-orang di tempat saya selalu bilang kalau saya cepat sekali belajarnya. Sebenarnya, itu karena apa yang saya hadapi di lapangan rata-rata sudah pernah saya temui saat kuliah dulu.

Oh ya, di semester 5 atau 6 kalian diminta untuk KP (Kerja Praktek)/ magang di perusahaan. Waktu itu saya berkesempatan untuk KP di PT. PLN Area Pengaturan dan Penyaluran Beban. Tempat seluruh pembangkit listrik dan penyalurannya diatur. Salah klik dikit, satu kota bisa mati lampu. Hehe. Di semester akhir juga ada PKL Profesi. PKLP ini agak mirip KKN (ps: di Politeknik nggak ada KKN ya), karena kita akan tinggal sebulan lebih di sebuah desa. Kami diberi program kerja yang berkaitan dengan profesi kami, yakni memberikan pelayanan dan edukasi tentang kelistrikan untuk masyarakat. PKLP ini salah satu bagian favoritku selama kuliah dulu nih.

Kalian jangan takut atau ragu masuk teknik utamanya teknik listrik ya. Mungkin kalian dengar kuliahnya berat, lulusnya susah, tapi dijamin deh karena beratnya itu kalian justru akan menemukan teman-teman sependeritaan yang asik banget. Sampai waktu 4 tahun itu nggak akan terasa.
Oh ya, jangan takut kalian lulusnya lama di sini. Karena di PNUP Cuma ada wisuda setahun sekali, maka mau nggak mau kalian pasti maksain diri sendiri biar bisa lulus tepat waktu, 4 tahun. Belum lagi sistem kuliah paket dan dosen-dosen yang sangat proaktif mendorong kalian segera menyelesaikan tugas akhir.

Untuk prospek kerjanya:

·        - Bidang konstruksi, hampir setiap perusahaan konstruksi pasti memiliki bidang electrical yang pastinya membutuhkan seorang engineer, estimator, drafter, dan berbagai posisi lain.

·        - PLN. Yup, sebagai satu-satunya perusahaan di Indonesia yang berwenang sebagai penyalur energy listrik, lulusan teknik listrik ini dicari banget nih guys di PLN. Sekedar informasi, sekitar 25% lulusan D4 teknik listrik PNUP angkatanku masuk PLN. Itu untuk kelas regular (belum termasuk kelas kerja sama).

·       -  Pembangkit listrik. Selain PLN banyak juga pembangkit listrik yang dimiliki dan dikelola oleh perusahaan swasta yang pastinya membutuhkan seorang ahli elektrikal.

·       -  Oil and Gas, tambang, pabrik,mill, smelter, dan semua industri besar yang menggunakan banyak mesin-mesin listrik pasti membutuhkan electrical engineer.

·       -  Akademisi (setelah kuliah pasca sarjana). Siapa bilang lulusan politeknik nggak bisa jadi dosen? Bisa kok, dengan ijazah D4 kalian bisa langsung kuliah pasca sarjana untuk selanjutnya melamar menjadi dosen.

·        - Instalatir (kontraktor listrik). Setelah mengambil ujian kompetensi instalatir dan mendapatkan sertfikat, kalian bisa menjadi seorang instalatir dan mendirikan CV/PT sendiri.

·        - Konsultan elektrikal. Seperti halnya konstruksi sipil, instalasi listrik juga ada konsultannya. Kalian bisa mendirikan CV/PT sendiri yang mengkhususkan diri sebagai konsultan elektrikal.

·        - Auditor. Nggak Cuma keuangan yang ada auditornya, energi listrikpun ada auditornya. Tugasnya membantu klien menggunakan energy listrik seefisien mungkin.

Oke, itu tadi pembahasan tentang Program Studi D4 Teknik Listrik Politeknik Negeri Ujung Pandang. Sesungguhnya, apapun jurusannya jika kita sudah bertekad dan nggak pantang menyerah, Insya Allah kita akan sukses J

Jumat, 01 Februari 2019

Informasi Umum Tentang Kelistrikan untuk Menambah Pengetahuanmu :)

Hai hai, Di tulisan aku kali ini aku mau berbagi sedikit hal tentang kelistrikan secara umum. Langsung aja yuk!

1. Listrik itu ada 2 jenis yaitu AC (Arus bolak-balik) dan DC (Arus searah). Contoh listrik AC itu adalah yang kalian beli dari PLN. Sedangkan contoh listrik DC itu adalah yang berasal dari baterai.

2. Kabel listrik yang umum kalian gunakan di rumah itu selalu ada sepasang. Kalau untuk AC ada yang namanya fasa dan netral sedangkan untuk listrik DC itu istilahnya positif dan negatif.

3.Meskipun begitu, di Industri (untuk listrik AC), ada yang 1 fasa dan ada yang 3 fasa. Listrik 1 fasa terdiri dari fasa dan netral. Sedangkan 3 fasa terdiri dari Fasa R, fasa S, fasa T tanpa netral.

4. Kalian tidak bisa menghidupkan produk yang membutuhkan sumber listrik DC dengan sumber listrik AC, begitupun sebaliknya. Untuk itu ada yang namanya adaptor, yang bisa mengubah listrik AC ke DC.

3. Lisrik AC boleh dipasang terbalik sedangkan DC tidak boleh. Selain tidak akan menyala, memasang sumber listrik DC secara terbalik juga bisa mengakibatkan kerusakan pada barang tersebut.

5. Tegangan listrik yang kalian terima dari PLN adalah 220 Volt AC. Tegangan segitu cukup untuk membuat kematian jika tersetrum. Jadi selalu hati-hati ya.

6. Tapi kalian tidak akan tersetrum kalau yang kalian pegang hanya salah satu dari dua kabel/titik listrik dan sedang tidak menginjak tanah loh. Makanya untuk mengurangi resiko, para engineer, teknisi, dan semua yang bekerja dengan listrik harus menggunakan sepatu safety dengan sol karet untuk mencegah kontak langsung dengan tanah. Tapi ini khusus tegangan rendah yah, tegangan menengah ke atas tetap berbahaya meski menggunakan sepatu safety sekalipun.

7. Klasifikasi tegangan sebagai berikut:
- Tegangan rendah (LV) : Dibawah 1000 Volt
- Tegangan Menengan (MV) : 1000V - 35kV
- Tegangan Tinggi (HV) : di atas 35kV - 245kV
- Tegangan Ekstra Tinggi (EHV) : Di atas 245kV

8. Saluran listrik (oleh PLN) itu ada 2 jenis, Transmisi dan Distribusi. Transmisi berupa menara listrik yang menyalurkan listrik dari pembangkit listrik ke gardu induk (Itu loh, bangunan PLN yang ada lahan terbukanya yang banyak kotak-kotak, tabung-tabung dengan banyak kabel). Sedangkan distribusi berupa tiang listrik yang mengantar listrik dari gardu induk hingga ke pelanggan.

9. Distribusi dari gardu induk ke gardu distribusi (tiang listrik yang terdiri dari 2 tiang beton berdampingan yang di bagian atas dan/atau bawahnya ada kotak besar) disebut distribusi primer, sedangkan dari gardu distribusi ke pelanggan disebut distribusi sekunder.

10. Tegangan saluran transmisi bermacam-macam. Yang umum di Indonesia ada 75kV, 150kV, dan 500kV. Tegangan distribusi primer adalah 20kV. Dan tegangan distribusi sekunder adalah 220/380Volt.


11. SUTET adalah singkatan dari Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (biasanya merujuk ke saluran 500kV. Sedangkan tidak semua wilayah di Indonesia ada saluran 500kV-nya. Jadi tidak semua menara transmisi namanya SUTET yah.

13. Port USB komputer juga mengeluarkan tegangan listrik loh, sebesar 5 Volt DC.

14. Memberikan suplai listrik dengan tegangan melebihi kebutuhan barang, bisa merusak barang tersebut. Misalnya sebuah lampu akan bekerja dengan tegangan 3 volt, lalu kalian beri tegangan 12 volt, maka itu akan merusak lampu tersebut. Sedangkan jika kurang, tidak akan bekerja atau kalaupun bekerja, bekerjanya tidak akan maksimal atau redup.

15. Saat baru saja menyala setelah terjadi pemadaman kondisi tegangan sedang tidak stabil. Hal tersebut dapat merusak barang-barang elektronik anda jika terlalu sering terjadi. Maka tunggulah sekitar 3-5 menit sebelum menyalakan barang elektronik kamu.

16. Beban (barang yang membutuhkan listrik) akan mengonsumsi listrik beberapa kali lebih banyak saat tarikan pertama/pertama kali disambungkan listrik. Jadi terlalu sering menghidup/matikan barang elektronik sebenarnya mengakibatkan konsumsi listrik lebih banyak. Terlebih untuk produk dengan motor listrik seperti AC, kulkas, mesin cuci, dll. Jadi jika kamu hanya akan meninggalkannya sebentar dan kembali lagi, lebih baik tidak perlu mematikan peralatan listrik kamu.

17. Dalam memilih charger handphone, semakin tinggi ampere-nya, semakin cepat charger tersebut mengisi daya.

18. Jenis-jenis pembangkit listrik:
- Pembangkit listrik tenaga air,
- Pembangkit listrik tenaga surya
- Pembangkit listrik tenaga diesel (bbm)
- Pembangkit listrik tenaga bayu (angin)
- Pembangkit listrik tenaga nuklir
- Pembangkit listrik tenaga uap
- Pembangkit listrik tenaga gas
- Pembangkit listrik tenaga panas bumi

19. Pada pembangkit listrik tenaga surya, yang diubah menjadi energi listrik bukanlah panas matahari, tapi cahayanya (meskipun cahaya dan panas matahari sering kali berbanding lurus.) Jadi semakin terang matahari, maka energi listrik yang dihasilkan akan semakin banyak.

20. Pernah lihat turbin angin? (kincir angin raksasa yang terbuat dari besi dan biasanya terletak di bukit-bukit berangin). Itu adalah bagian dari pembangkit listrik tenaga bayu (angin). Nah, di Indonesia saat ini PLTB baru ada 2 buah dan keduanya ada di Sulawsi Selatan.

21. Pembangkit listrik tenaga air, angin, dan surya adalah pembangkit listrk yang dinilai eco-friendly karena tidak menghasilkan gas buang dan tidak mencemari lingkungan. Namun untuk PLTB, mendapat beberapa kontra dari para aktivis hewan karena dinilai berbahaya bagi burung-burung (Dapat membunuh burung yang terbang melintasi turbin anginnya).

22. Mati lampu itu bukan salah PLN ^^( Meskipun aku bukan pegawai PLN, tapi aku kasihan sama PLN yang dimaki-maki tiap kali lagi mati lampu. Hehe). Karena ketika ada pemadaman, itu berarti ada masalah. Dan usaha serta biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan masalah itu tidak sedikit.

23. Kentang, apel, jeruk, dan buah-buahan lain yang memiliki zat elektrolit bisa menghasilkan listrik loh. Meskipun dengan besar tegangan yang sangat kecil.

24. Air itu dapat menghantarkan listrik. Jadi sebisa mungkin jangan memegang komponen listrik dengan tangan basah ya.

25. Sama seperti bidang keilmuan lain, Listrik juga punya buku pedoman atau aturan. Kalau di Indonesia, ada namanya PUIL (Peraturan Umum Instalasi Listrik) dan SPLN (Standar PLN). Di setiap negara biasanya juga punya standard pedoman sendiri. Sedangkan secara internasional yang paling banyak digunakan adalah  IEC (International Electrotechnical Commisions) yang bermarkas di Swiss dan NEMA (National Electrical Manufacturers Assosiation) dari Amerika Serikat.

Okay, segitu dulu yah info umum tentang kelistrikan. Kapan-kapan kita lanjut lagi. Terima kasih sudah membaca. Kalau misalnya ada yang salah dari tulisan saya diatas, mohon bantu koreksi dan kalau ada yang ingin ditanyaka, please feel free to comment. Thank you :)

Wassalamualaikum.


Senin, 07 Januari 2019

Orang Paling Mendekati Sempurna yang Pernah Ku Kenal.


Jadi, beberapa waktu yang lalu aku bertemu orang yang menurutku paling mendekati sempurna yang pernah ku kenal. Jadi, awalnya cuma tau nama aja nih. Aku diceritakan sama seseorang yang waktu itupun baru kenal sehari. Katanya, seseorang ini nih super duper banget baiknya. Komentar terakhirnya hanya, "Gue heran kenapa ada orang sebaik dia."

Rabu, 02 Januari 2019

Peripera Airy Ink Velvet

Hai gurls!
Please give me an aplouse, this is my first blog that talk about girls' thing. yeay! *prokprok* Hahaha

Tadinya nggak ada kepikiran buat bikin review alat make-up, tapi berhubung aku lagi iseng dan kepikiran mau bagi pengalaman tentang lip product pertama yang aku beli sendiri sekaligus liptint terbaik versiku ini, jadi terbitlah postingan ini. Haha.

Jadi, aku baru mulai pakai lip product (selain buat kondangan) itu di awal umur 20 tahun. Waktu SMP-SMA dibilang cupu sih nggak, dibilang tomboy juga nggak, aku hanya too childish dan terlambat puber. Hahaha, so i don't give any attention about my appearance. Bedak baby aja cukup buat sekolah. Jaman kuliah? Ah elah, aku kuliahnya di teknik listrik, boro-boro mikirin dandan, nggak mandi ke kampus aja mungkin  nggak akan ada yang sadar. Hahaha (etapi aku nggak pernah nggak mandi dong ke kampus).

Jadi lip product pertamaku waktu itu adalah sariayu berwarna nude yang dibeliin sama kakakku yang kala itu masih bekerja sebagai bankir yang otomatis juga menjadi make up collector. Aku nggak inget seri yang mana, tapi kemasannya cantik, agak etnik gitu. Lumayanlah, aku pake sesekali buat jalan. Teutep ke kampus nggak pake, takut dikatain seharian sama makhluk2 cowok tak berperasaan di kelasku T.T Selain itu, aku juga sebenarnya nggak begitu nyaman kalau ada sesuatu yang melapisi bibirku, rasanya pengen dijlat mulu. Haha. Eh, tapi serius, aku pernah sekali ke kampus pake jilbab pashmina (biasanya cuma pake jilbab segiempat dijepit di depan doang) itu aku dicencengin seharian sama mereka :'))

Setahun berlalu, aku nggak bisa pake lipstick sariayu berwarna nude itu lagi, entah karena hilang atau kadaluarsa, aku lupa xD (padahal masih banyak) Hahaha. Suatu ketika, aku lagi pengen pake lipstick dan yang ada cuma lipstik elizabeth (lipstik yang tempatnya berwarna hijau yang umumnya didapat sebagai oleh-oleh dari mekkah.) Akhirnya aku pake lipstik itu. Dan, OMG, warnanya terang benderang :') Akhirnya aku hapus pake tisu, eh taunya lipstik yang ku pakai tadi masih ninggalin stain yang justru terlihat natural. Dari situ, akhirnya aku minta satu lipstik elizabeth warna merah terang milik tanteku dan dipakai dengan cara dilapisi lalu dihapus pake tisu seperti sebelumnya :')


Aku terus pakai lipstik brand yang sama dengan teknik yang sama, dan metode mendapatkan (minta sama tante) yang sama selama beberapa tahun, bahkan sampai aku kerja xD

Ini contoh aku pakai lipstick elizabeth dengan metode dihapus setelah dipakai xD (Mungkin foto ini terlihat lebih kinclong dari yang lain, karena di sini kayaknya mode 'softskin' kameraku lagi aktif xD)


Sampai suatu ketika, aku ngerasa inilah saatnya aku beli lip product sendiri. Lip product pertama yang terlintas di pikiranku adalah liptint. Dan seperti biasa, sebelum memutuskan untuk membeli sesuatu aku mencari tahu sebanyak-banyaknya untuk menemukan produk yang paling pas dengan kebutuhanku.

Setelah mengubek-ubek internet selama seminggu lebih, akhirnya aku mendapatkan produk yang aku rasa paling pas dengan yang aku cari, yakni yang aman, paling tahan lama, dan teksturnya paling pas untuk bibirku, yakni Peripera Airy Ink Velvet.

Brand check, color check. Selanjutnya nyari tempat beli karena Peripera nggak punya counter resmi di Indonesia. Nggak seperti sepatu atau baju, masalahnya ini adalah sesuatu yang akan digunakan di bagian tubuh yang sensitif (bibir) dan meskipun dengan kapasitas yang kecil, tapi mungkin banget buat tertelan kan? Jadi bisa bahaya kalau sampai dapat barang palsu. Akhirnya, setelah ngubek-ngubek internet lagi dan membaca banyak referensi, aku memutuskan buat beli secara online di kinimal. Online shop ini mengkhususkan diri di penjualan alat-alat make up asal Korea. Yang sebagian besar dikirim langsung dari korea. Mereka punya website sendiri dan juga ada aplikasinya di play store android. Jadi makin yakin kan ini bukan toko abal-abal.

Nah, karena warna yang aku mau nggak ready Indonesia, jadi katanya aku harus menunggu 2 minggu sebelum barang sampai. Eh, nggak taunya liptint yang aku nantikan datang dalam seminggu. Di sini aku agak curiga nih, katanya dari Korea langsung, kok cepet? (Ya Allah, maafkan Nunu karena sering banget curigaan.) Setelah chat-chat sama customer servicenya, aku akhirnya memutuskan buat percaya. Hehe.

Oke, itu tadi perjalanan panjangku buat akhirnya mendapatkan Peripera Airy Ink Velvet ini. Yeay!


Jadi, dari tekstur, Peripera Airy Ink Velvet ini agak beda nih dari liptint kebanyakan yang biasanya cair atau seperti gel. Aku pernah nyoba Tony Molly & Etude House Dear Darling masing-masing yang model cair keduanya agak susah diaplikasikan karena cair banget, jadi meleber ke mana-mana :') Pernah juga nyoba yang bentuknya peel-off gitu, dan menurutku agak kurang efisien kalo kita buru-buru atau buat touch up.

Ini aku pakai Liptint cair. Tidak mengcover sempurna menurutku. Bibirku masih terlihat gelap.


Peripera Airy Ink Velvet ini teksturnya agak mirip lip cream, tapi bukan lip cream, sekali lagi dia masih masuk keluarga liptint. Nah, karena teksturnya ini, jadi menurut aku liptint ini lebih mudah diaplikasikan.


Dari namanya 'Airy', jelas dong kalo liptint ini memang didesain ringan seperti udara. Ya, ringan banget di bibir! Meskipun teksturnya seperti lip cream, tapi pake ini kayak nggak pake apa-apa. Kalau pake lip cream kan setelah dihapus hilang tuh, nah kalo Airy Ink Velvet ini karena termasuk keluarga liptint, maka warnanya pastinya awet banget dan terlihat natural seperti tidak memakai apapun.Mau pake metode gradasi, cocok banget pake liptint ini.

Di antara semua brand liptint, Peripera memang terkenal akan durability-nya. Tanpa makan berat, liptint ini bisa bertahan selama 7 jam. Dan setelah itupun masih tetap meninggalkan stain (tergantung seberapa banyak kamu mengaplikasikannya). Kalau lagi puasa, liptint ini bahkan bisa tahan seharian tanpa perlu touch up lagi. Kalau habis makan berat biasanya warnanya akan memudar sekitar 50%

Keunggulan lain dari liptint ini adalah, tidak bikin bibir kering! Hasilnya mungkin berbeda yah tiap orang, tapi setidaknya itu yang aku rasain. So far dibanding liptint jenis cair & gel yang kering banget di bibirku, liptint ini bisa dibilang yang paling bersahabat. Pokoknya, rasanya bener-bener kayak nggak pakai apa-apa.

Ini aku pakai Peripera Airy Ink Velvet

Oh ya, setiap produk biasaya ada +/- nya kan, nah kekurangan dari liptint Peripera Airy Ink Velvet ini adalah aromanya. Nggak seperti liptint lain yang biasanya beraroma buah, bunga, atau permen, liptint ini aromanya nggak begitu enak. Sebenarnya buat aku nggak begitu mengganggu sih, karena aromanya juga lama-lama hilang. Lagipula aromanya lebih mirip aroma dedaunan gitu. Aku malah seneng, terkesan lebih alami. Hehe. Mungkin salah satu penyebab kenapa liptint ini nggak kering di bibir juga adalah karena tidak mengandung fragrance atau zat pewangi.

Untuk shade-nya sendiri, aku pilih yang nomor 3. Jadi bibir aku itu gelap banget. Pernah aku dikira pake ganja coba sama bapak-bapak P*N tempatku ambil data tugas akhir. Padahal merokokpun aku nggak pernah sama sekali T.T (pengen nangis rasanya ditanyain gitu. Tapi kudu tegar demi selesainya tugas akhir kita :') Eh, ini juga sih salah satu alasan kenapa aku akhirnya mencoba lipstik elizabeth itu.

My 100% bared face \^^/ 


Btw, foto-foto di atas juga nggak ada yang pakai bedak atau make up lain selain pewarna bibir sih, jadi bisa membandingkan dengan jelas perbedaan aku pakai pewarna bibir dan nggak.

Nah, karena warna bibir yang gelap, ditambah aku nggak suka pake produk bibir apapun itu tebal-tebal, akhirnya aku pilih warna merah gonjreng alias Sold Out Red. Jadi, caraku pakai liptint ini, dioles seperlunya di bibir bagian dalam, lalu diusap pakai jari ke arah luar. Itupun kadang masih ditepuk-tepuk pakai tissue kalau terlihat terlalu terang. Nah, kebayang dong kalau aku pake liptint warna kalem dengan cara seperti itu, sudah pasti nggak keliatan. Hahaha.

Okay, itu tadi pembahasan (agak) singkat saya tentang Peripera Airy Ink Velvet.
Thanks for reading and have a nice day, fella! ;)

[bonus xD] Aku pakai lip cream dan make up full buat kondangan. Hahaha



Senin, 03 Desember 2018

Drama Korea Tentang Putri Mahkota

Saat cewek-cewek lain biasanya tergila-gila sama yang namanya putra mahkota, aku malah lebih tertarik dengan kisah putri mahkota (padahal aku cewek. Wkwkwk). Yah, meskipun kehidupan keduanya tidak bisa dipisahkan, tapi selalu ada hal menarik tentang putri mahkota. Biasanya putri mahkota menyimpan banyak rahasia sedangkan sang putra mahkota biasanya malah banyak tidak tahunya xD.

Putri mahkota itu selalu elegan (atau paling tidak dituntut untuk bersikap elegan), mereka hebat karena sudah berhasil mengalahkan ribuan perempuan yang bersaing untuk mendapatkan posisi ini. Dibandingkan putra mahkota yang sejak lahir memang sudah mendapatkan gelarnya. Ungkapan populernya di Korea sih, doi lahir dengan sendok emas di mulut. Putri mahkota biasanya sosok yang cantik, berkelas, cerdas, kuat, namun tetap anggun. Ah, cita-cita gue nambah satu nih, jadi putri mahkota. Hahaha. Kalo aja kakek gue dulu kenal sama raja mana gitu, trus gue dijodohin sama cucunya yang mana adalah putra mahkota masa depan. Hahaha *ditimpuk*

Putri mahkota fiksi pertama yang bikin aku mengagumi sosok putri mahkota adalah Heo Yeon Woo kecil (yang diperankan Kim Yoo Jung). I love how smart, pretty, elegant, and kind hearted she was. Meskipun doi nggak bisa mempertahankan gelar putri mahkotanya bahkan sebelum penobatan, but i really like her character and the actress acting skill.

Oke, jadi apa aja sih drama Korea yang bercerita tentang kehidupan putri mahkota? Check it out!

- My Princess
- Princess Hours
- King 2 Hearts
- The Moon That Embraces The Sun
- Jang Ok Jung
- The Three Musketeer
- Rooftop Prince

Cuma segitu yang berhasil aku rangkum. Karena memang cuma segitu yang pernah ku-tonton. T-T Mugkin masih ada drama lain yang bercerita tentang putri mahkota? Oh, i really need your recommendation guys.

Buku Klasik Populer Sepanjang Masa

Heilo, It's December already. That's mean 2019 akan datang sebentar lagi. Waah, Apa aja nih resolusi tahun 2018 kamu yang sudah tercapai? Atau mungkin harus diperharui di tahun 2018 nanti? Hihi.
Salah satu rencanaku di awal tahun 2018 sebenarnya adalah membaca banyak buku. Tapi entah karena lagi sok sibuk atau mungkin karena tidak punya to-read list, aku gagal di misi ini. Huhuhu.

Jadi sekarang aku memutuskan untuk membuat to-read list dan hunting beberapa buku. Nah, pertanyaannya, buku seperti apa ya?
Nah, aku memutuskan untuk membaca beberapa buku yang judulnya sering ku dengar tapi belum pernah ku baca dan beberapa karya terkenal lainnya yang terus menjadi pembicaraan orang-orang meskipun waktu terlah berlalu bertahun-tahun bahkan hingga ratusan tahun.  Aku merangkumnya dalam buku-buku klasik populer sepanjang masa. Check it out!


Pride And Prejudice - Jane Austen
Novel ini bercerita tentang keluarga Bannet dengan 5 anak perempuannya yang belum menikah. Pada masa itu, perempuan muda di awal usia 20 tahun sudah harus menemukan pasangan alias menikah.Lika-liku Elisabeth Bannet dalam mencari pasangan hatinya yang membuat cerita semakin menarik. Apalagi setelah dia sadar bahwa orang yang mencintainya tak seburuk yang dia sangka.

Far From the Madding Crowd - Thomas Hardy
Novelnya bercerita tentang seorang wanita yang sangat mandiri dan tidak menemukan keinginan untuk menikah padahal pada masa itu wanita dewasa seharusnya menjadi seorang istri dan melayani suami.

Sense and Sensibility – Jane Austen
Ceritanya yang tidak biasa dan pastinya mengagumkan membuat novel ini jadi legendaris dan dibicarakan banyak pihak. Menjunjung emansipasi, as always, novel Austen yang ini bercerita tentang dua saudari yang memiliki watak yang bertolak belakang, apalagi setelah ayah mereka yang kaya raya meninggal dunia.

The Color Purple – Alice Walker
Celie, tokoh utama dalam novel ini. Saat baru berusia 14 tahun, dia dihamili oleh ayahnya sendiri sampai melahirkan 2 anak yang keduanya dijual karena mereka yang sangat-sangat miskin. Jika kamu mencari romansa dalam novel ini kamu bisa jadi kecewa, tapi kalau kamu mencari nilai kehidupan, maka novel ini punya skor 9 dari 10.

Anna Karenina – Leo Tolstoy (1877)
Kamu akan benci pada Anna, tapi kamu juga akan mengasihaninya. Kalau kamu mencari novel romantis yang tidak menye-menye tapi tetap mengena di hati, novel ini adalah jawaban terbaik untukmu.Perselingkuhan yang disajikan Tolstoy dalam novel ini sangat menarik, apalagi pada zaman itu selingkuh adalah hal paling haram yang mengundang kejijikan semua orang.

To Kill a Mockingbird – Harper Lee (1960)
buku ini menghantam telak pada salah satu dari penyakit umat manusia yang paling kronis, yaitu kecenderungan untuk berprasangka buruk, bias subjektif dalam menilai seseorang, serta menghakimi orang lain berdasarkan warna kulit dan latar belakang sosial.

Wuthering Heights – Emily BrontĂ« (1847)
Wuthering Heights adalah karya sastra klasik dunia yang berbicara tentang topik cinta dari sudut pandang yang paling gelap dan mengerikan. Ketika seseorang mencintai dengan cara yang salah, cinta tidak lagi berbicara tentang hal-hal yang menyenangkan… melainkan berbicara tentang obsesi berlebihan, rasa ingin memiliki, dendam, benci, posesif, kecemburuan, dan amarah yang tidak terkendali… semua itu terjadi diatasnamakan cinta.


The Lord of The Rings -  J. R. R. Tolkien
The Lord if The Ring, salah satu buku terlaris sepanjang masa yang akhirnya di-film-kan dan fil mnya sendiripun jadi salah satu film terpopuler sepanjang masa. Aku sudah menonton film-nya entah berapa kali, tapi belum pernah membaca bukunya. Huhu. Bercerita tentang 4 orang hobbit (sejenis makhluk kerdil), seorang penyihir, seorang peri, seorang kurcaci, dan dua orang manusia yang yang melakukan perjalanan panjang untuk berusaha menghancurkan sebuah cincin guna mencegah kekuatan jahat menguasai dunia.


The Hobbit -  J. R. R. Tolkien
Sama seperti The Lord of The Ring, aku juga sudah menonton versi film dari cerita ini. Berlatar waktu beberapa puluh tahun sebelum The Lord of The Ring, The Hobbit sendiri memang ditulis sebelum buku fenomenal milik J. R. R. Tolkien tersebut, tapi untuk versi film, justru dibuat belasan tahun setelah versi film dari The Lord of The Ring rilis. Buku ini bercerita tentang perjalanan Bilbo Baggins, paman Frodo (salah satu hobbit yang diceritakan di buku The Lord of The Ring) dalam membantu para kurcaci dalam merebut kembali daerah mereka yang selama puluhan tahun dikuasai oleh seekor naga. 

1984 – George Orwell (1949)
1984 akan membawa lo pada sebuah kehidupan distopia dalam iklim politik totaliter, saat dimana pemerintah memiliki kontrol penuh kekuasaan atas rakyatnya yang sudah sangat jauh melampaui batas… Apa yang terjadi ketika pemerintah memiliki kekuasaan absolut atas rakyatnya? yang terjadi adalah manipulasi informasi publik, pemberantasan kebebasan berpendapat, dan pencabutan hak-hak individu.

The Great Gatsby - F. Scott Fitzgerald
Novel klasik ini ditulis oleh seorang penulis legendaris kenamaan yakni F. Scott Fitzgerald. "The Great Gatsby" bercerita tentang sosok miliarder misterius bernama Jay Gatsby, dari sudut pandang seorang tetangganya, yakni Nick Carraway. Secara garis besar, Nick bercerita tentang bagaimana Gatsby meraih kembali cinta seorang wanita yang dikasihinya.

Cryme And Punishment - Fyodor Dostoevsky
Buku yang ditulis oleh Fyodor Dostoevsky ini mengisahkan pergolakan batin seorang mahasiswa miskin bernama Raskolkinov usai melakukan pembunuhan terhadap seorang wanita lintah darat dan adiknya. Jika novel kriminal lain akan berfokus pada kisah pengungkapan dan penangkapan pelaku kejahatan, novel ini memiliki keistimewaannya sendiri dengan membahas tentang orang yang melakukan kejahatan dan merasakan hukumannya sendiri, yakni perasaan bersalah, gangguan psikologis mengerikan sehingga ia menjadi gila.

The Sound And The Furry - William Faulkner
"The Sound And The Furry" merupakan karya klasik legendaris yang lahir dari penulis William Faulkner. Buku ini berkisah mengenai kehidupan keluarga Compson, yang konon katanya merupakan keluarga Aristokrat di Amerika Serikat. Pasca perang, mereka harus berjuang menghadapi kondisi keluarga yang tercerai-berai dan jatuhnya reputasi mereka.

Jane Eyre - Charlotte Bronte
Jane Eyre merupakan salah satu karya fiksi klasik paling populer sepanjang masa. Sesuai judulnya, buku ini mengangkat kisah Jane Eyre, seorang gadis yatim piatu yang mengalami penderitaan sejak kecil, diperlakukan tidak adil oleh bibinya dan dimasukan ke sebuah sekolah dengan disiplin yang keras, yang membuat hidup Jane tidak lebih baik dari sebelumnya.

A Tale of Two Cities - Charles Dickens
Novel ini menggambarkan keadaan buruk petani Perancis dalam tahun-tahun sebelum revolusi, kebrutalan yang ditunjukkan kaum revolusi terhadap aristokrat pada awal revolusi, dan paralel dengan kehidupan sosial di London pada periode yang sama. Novel ini berkisar pada kehidupan tokoh-tokoh protagonis Charles Darnay dan Sydney Carton.

Dream of The Red Chamber - Cao Xueqin
Judul buku ini adalah judul versi bahasa Inggris untuk buku berjudul Hong Lou Meng. Buku ini adalah karya sastra terkenal dari zaman Dinasti Qing. Pengarang novel ini adalah Cao Xueqin pada tahun 1754. Di Indonesia, buku ini dikenal dengan judul Impian Paviliun Merah.

The Lion, the Witch and the Wardrobe - C. S. Lewis
Another great book yang sukses diadaptasi ke sebuah film. Berhubung film ini hits banget dulu, sering tayang di TV (waktu jaman chanel-chanel TV nasional masih nyaman ditonton xD), jadi sudah pasti aku juga sudah menonton film ini. ?Hehe. Mungkin film-nya lebih populer dengan judul utama "The Chronicles of Narnia". Menceritakan kehidupan 4 bersaudara di zaman perang dunia ke-2. Mereka berempat secara ajaib menemukan sebuah dunia ajaib dari dalam sebuah lemari pakaian. Mereka harus menyelamatkan dunia tersebut dari kejahatan penyihir putih. Buku ini adalah buku pertama yang ditulis dari 7 seri The Chronicles of Narnia. Namun secara kronologi, buku ini adalah yang kedua setelah The Magician's Nephew. Oh ya, buku ini juga ada versi buku dongengnya loh. Yang secara gak sengaja pernah aku lihat di gramedia beberapa tahun lalu.

And Then There Were None - Agatha Christie
Dalam edisi bahasa Indonesia buku ini berjudul Sepuluh Anak Negro yang diambil dari judul tema utama lagu dalam buku ini. Lagu tersebut adalah lagu anak-anak (yang merupakan ciri khas Agatha Christie) yang menceritakan 10 anak negro yang hilang satu persatu dan proses menghilangnya. Buku ini  merupakan karya paling laris dari sang ratu misteri dengan penjualan lebih dari 100 juga copy. 

She: A History of Adventure - H.Rider Haggard
Buku ini adalah novel karya H.Rider Haggard yang ditulis pada sekitar tahun 1887 ini berkisah tentang seorang ratu di pedalaman.

The Little Prince - Antoine de Saint -Exupéry
Kisahnya menceritakan tentang perasaan kesepian, kehilangan, cinta, kisah persahabatan dan pengalaman saat melakukan penerbangan di gurun sahara yang tertuang dalam bentuk Pangeran kecil yang jatuh ke Bumi.

The Davinci Code - Dan Brown
Kisah dalam buku ini merupakan gabungan gaya detektif, thriller dan teori konspirasi, yang telah membantu memopulerkan perhatian terhadap sebuah teori-teori tentang legenda Piala Suci (Holy Grail) dan peran Maria Magdalena dalam sejarah Kristen – teori-teori yang oleh Kristen dipertimbangkan sebagai ajaran sesat dan telah dikritik sebagai sejarah yang tidak akurat. Buku ini adalah bagian kedua dari trilogi yang dimulai Dan Brown dengan novel Malaikat dan Iblis (Angels and Demons) pada tahun 2000, yang memperkenalkan karakter Robert Langdon.

The Catcher in the Rye - J.D. Salinger
Buku ini berkisah tentang seorang pemuda bernama Holden Caulfield yang pulang ke rumah setelah diusir dari sebuah sekolah lanjutan swasta eksklusif. Alih-alih langsung pulang ke rumah, Caulfield naik kapal mengembara, berpikir tentang apa yang akan dikatakannya pada keluarganya, dan bagaimana yang terbaik untuk menghadapi jika suatu saat dikeluarkan dari sekolah. Buku ini mengandung banyak kata yang tidak senonoh, dan banyak orang yang tak menyukai buku ini. Buku ini dilarang di banyak tempat.

The Alchemist - Paulo Coelho
Buku yang dalam edisi bahasa Indonesia berjudul Sang Alkemis ini adalah sebuah novel fiksi karya Paulo Coelho dan pertama kali diterbitkan di Brazil pada tahun 1988. Pada buku ini Coelho menuliskan alur penceritaan simbolik yang mendorong pembacanya agar mengejar mimpi mereka. Kisah ini menceritakan perjalanan seorang gembala dalam mencari harta karun di mana harta karun tersebut muncul dalam mimpinya.

Heidi’s Years of Learning and Travel - Johanna Spyri
Buku ini adalah karya fiksi yang ditulis pada tahun 1880 oleh penulis Swiss, Johanna Spyri. Buku ini dikenal ada 2 seri, yang mana Heidi’s Years of Learning and Travel adalah seri pertamanya. Kini, buku ini menjadi satu bagian utuh dengan judul Heidi.

Harry Potter and The Deathly Hallows – J.K. Rowling
Kalau ditanya film/buku favoritku, aku pasti akan dengan cepat menjawab Harry Potter. Hampir seluruh orang di dunia pasti tau atau paling nggak pernah mendengar tentang Harry Potter. Kisah sang penyihir dengan sapu terbang dan peliharaan burung hantunya. Yap, benar sekali. Meskipun Harry Potter ini bukan termasuk buku klasik, namun ia bisa masuk dalam kategori buku paling laris sepanajng sejarah. Menceritakan kisah seorang anak penyihir yang ditinggal meninggal kedua orang tuanya sejak masih bayi. Selama usia sekolah dasar, ia tinggal di keluarga bibi-nya yang merupakan non-penyihir. Hingga suatu hari, seseorang dari sekolah sihir mengundangnya untuk bergabung ke sekolah sihir Hogwarts. Nah, di sinilah perjalanan Harry bersama teman-temannya untuk memusnahkan penyihir hitam yang sangat kuat dimulai. Harry Potter and The Deathly Hallows sendiri merupakan buku ke-7 dan sekaligus buku terakhir dari seri petualangan Harry Potter. Mungkin buku ini adalah buku yang paling banyak ku baca sejauh ini. Hahaha.

Anne of Green Gables - Lucy M. Montgomery
Buku ini berkisah tentang Anne, gadis yatim piatu berusia 11 tahun yang datang ke Desa Avonlea karena sebuah kekeliruan. Dua bersaudara Marilla dan Matthew Cuthbert ingin mengadopsi anak untuk membantu mengurus rumah mereka yang dikenal sebagai Green Gables. Mereka meminta sebuah panti asuhan untuk mengirim seorang anak laki-laki. Namun, yang datang ternyata gadis kecil berambut merah, Anne. 

Black Beauty - Anna Sewell
kisah klasik yang ditulis oleh Anna Sewell dari sudut pandang seekor kuda pada zaman Victoria. Anna Sewell menyelipkan dalam buku ini sebuah pesan universal dan tak lekang oleh waktu: bahwa binatang akan melayani manusia dengan baik apabila mereka diperlakukan dengan penuh pengertian.

The Name of the Rose  - Umberto Eco
Kisah dalam buku ini kental bernuansa misteri yang  tidak hanya menyuguhkan cerita pembunuhan biasa. Dengan sangat cerdas, Eco menghadirkan kehidupan biara yang puritan lengkap dengan tradisi pemikiran gereja Abad Pertengahan.

Charlotte’s Web - E. B. White
Buku ini adalah buku anak yang ditulis oleh E. B. White yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1952. Buku ini menceritakan tentang seekor babi bernama Wilbur dan berteman dengan laba-laba bernama Charlotte.

The Tale of Peter Rabbit - Beatrix Potter
 Buku ini adalah seri pertama dari buku anak-anak yang ditulis dan diilustrasikan oleh Beatrix Potter. Buku ini ditulis sebagai kesenangan pribadi saja, tapi temannyalah yang mendorongnya untuk mempublikasikannya.

Jonathan Livingston Seagull - Richard Bach
Kisah dalam buku ini bercerita tentang pentingnya mengejar mimpi, tidak ada salahnya apabila kita mengejar mimpi walaupun mimpi kita menurut orang lain tidak pantas dan tidak sesuai dengan pendapat umum. Jonathan walaupun kemudian dikucilkan dia tidak menyerah dengan mimpinya, dia tetap terbang dan terbang, hingga suatu hari dia berubah bukan lagi hanya seekor burung camar.

Angels and Demons - Dan Brown
Novel ini bercerita tentang konflik antara organisasi kuno, Illuminati, dengan Gereja Katolik Roma. Novel ini juga membahas kontroversi “Antimateri”, yang disebut-sebut sebagai energi alternatif masa depan, tetapi dapat menimbulkan efek negatif, yaitu menjadi senjata pemusnah massal.

War and Peace - Leo Tolstoy
War and Peace menggambarkan dalam grafis yang detil kejadian-kejadian di masa invasi Prancis ke Rusia dan pengaruh era Napoleon pada masyarakat Tsar, dilihat dari sudut pandang lima keluarga aristokrat Rusia. Tolstoy sendiri, dengan penuh teka-teki, mengatakan bahwa War and Peace bukan sebuah novel, apalagi sebuah puisi, dan juga bukan catatan sejarah. Bagian-bagian besar dari novel ini, terutama di bab-bab terakhir, adalah diskusi filosofi dibandingkan narasi.

Okay, mungkin segini dulu daftarnya, dari semua buku yang ku tulis di atas, yang pernah aku baca baru 1 buku. Hiks :( Semoga tahun depat bisa bertambah dan bertambah lagi koleksinya. Hehe

Thank you for reading and have a nice day readers.

Ini summary-nya ya

·         Harry Potter and The Deathly Hallows – J.K. Rowling
·         The Lion, the Witch and the Wardrobe - C. S. Lewis
·         The Lord of The Rings -  J. R. R. Tolkien
·         The Hobbit -  J. R. R. Tolkien
·         Pride And Prejudice - Jane Austen
·         Far From the Madding Crowd - Thomas Hardy
·         Sense and Sensibility – Jane Austen
·         The Color Purple – Alice Walker
·         Anna Karenina – Leo Tolstoy (1877)
·         To Kill a Mockingbird – Harper Lee (1960)
·         Wuthering Heights – Emily BrontĂ« (1847)
·         1984 – George Orwell (1949)
·         The Great Gatsby - F. Scott Fitzgerald
·         Cryme And Punishment - Fyodor Dostoevsky
·         The Sound And The Furry - William Faulkner
·         Jane Eyre - Charlotte Bronte
·         A Tale of Two Cities - Charles Dickens
·         Dream of The Red Chamber - Cao Xueqin
·         And Then There Were None - Agatha Christie
·         She: A History of Adventure - H.Rider Haggard
·         The Little Prince - Antoine de Saint -ExupĂ©ry
·         The Davinci Code - Dan Brown
·         The Catcher in the Rye - J.D. Salinger
·         The Alchemist - Paulo Coelho
·         Heidi’s Years of Learning and Travel - Johanna Spyri
·         Anne of Green Gables - Lucy M. Montgomery
·         Black Beauty - Anna Sewell
·         The Name of the Rose  - Umberto Eco
·         Charlotte’s Web - E. B. White
·         The Tale of Peter Rabbit - Beatrix Potter
·         Jonathan Livingston Seagull - Richard Bach
·         Angels and Demons - Dan Brown

·         War and Peace - Leo Tolstoy

nb: Yang aku bold berarti udah aku baca/nonton filmnya.

Sources:

Beberapa Nama Warna Selain Mejikuhibiniu

Pernah nggak kalian ditanya tentang warna dan kalian sendiri bingung menyebutnya apa? Atau ketika belanja online, ada puluhan avaible colour...